Senin, 1 Desember 2025
BerandaPublic PolicyAngkatan Siber Bertujuan Memperkuat Ketahanan Siber Nasional

Angkatan Siber Bertujuan Memperkuat Ketahanan Siber Nasional

Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad memberikan respons positif atas wacana pembentukan Angkatan Siber sebagai matra baru di TNI. Hal ini menurutnya, adalah sebuah langkah strategis yang dilakukan negara untuk memberikan penguatan kepada TNI dalam bidang keamanan data dan siber.

“Pembentukan Angkatan Siber sebagai matra keempat di dalam struktur TNI merupakan langkah strategis yang sangat penting,” kata Fadel dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/9).

Ia pun memuji langkah visioner Presiden Jokowi tersebut. Apalagi Ketua MPR RI Bambang Soesatyo pun sudah memberikan lampu hijau dengan menilai keberadaan Angkatan Siber TNI adalah sebagai bagian dari urgensi keamanan dan pertahanan negara.

“Jadi langkah ini merupakan respons terhadap kompleksitas ancaman siber yang terus berkembang di era digital,” ujarnya.

Politisi senior Partai Golkar ini pun menyampaikan bahwa era perkembangan teknologi informasi seperti saat ini memang selalu linier dengan ancaman dan keamanannya. Salah satu aspek yang cukup menjadi perhatian dunia adalah keamanan siber, di mana banyak tindakan dan serangan berbasis siber merajalela di berbagai dunia, termasuk di Indonesia.

“Seiring dengan kemajuan teknologi, ancaman siber menjadi salah satu tantangan terbesar bagi keamanan nasional. Angkatan Siber akan berperan penting dalam memperkuat pertahanan negara, menjaga integritas data, serta melindungi infrastruktur kritis dari ancaman digital,” jelas Fadel.

Maka dengan keberadaan angkatan Siber sebagai salah satu matra di TNI, akan semakin memperkuat tentara negara dalam aspek pengamanan darat, laut, udara dan siber.

“Matra ini akan melengkapi Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, menjadikannya lebih siap untuk menghadapi ancaman siber yang semakin beragam dan canggih,” tegasnya.

Kolaborasi Holistik Kunci Keberhasilan

Tidak hanya itu, Fadel Muhammad juga mengatakan bahwa pembentukan Angkatan Siber bukanlah tugas TNI semata, melainkan memerlukan dukungan dari berbagai sektor, termasuk sektor swasta, untuk mewujudkan keamanan siber yang efektif dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini harus melibatkan berbagai aspek, mulai dari inovasi dan teknologi dari sektor swasta. Bagi Fadel, sektor swasta, khususnya perusahaan yang memproduksi produk keamanan siber buatan anak bangsa, harus menjadi mitra utama dalam mendukung Angkatan Siber.

“Produk yang dirancang dengan prinsip holistik mencakup perlindungan, deteksi, dan respons terhadap ancaman akan memperkuat pertahanan digital kita. Investasi dalam teknologi canggih dan inovasi lokal akan memastikan bahwa solusi yang digunakan adalah yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan nasional,” terang Fadel Muhammad.

Kemudian aspek selanjutnya adalah penelitian dan pengembangan bersama. Ini merupakan aspek yang tidak kalah penting karena kerja sama antara institusi riset, universitas, dan industri teknologi sangat diperlukan dalam upaya memperkuat ketahanan siber nasional.

“Program penelitian dan pengembangan yang kolaboratif dapat melahirkan solusi keamanan siber yang lebih efektif. Ini termasuk pengembangan algoritma keamanan, teknologi enkripsi, dan sistem deteksi ancaman terbaru,” tandasnya.

Aspek lain adalah soal pelatihan dan peningkatan kapasitas. Fadel menyampaikan bahwa untuk memaksimalkan potensi Angkatan Siber, pelatihan yang komprehensif bagi personel yang akan terlibat sangat diperlukan.

“Sektor swasta dapat berkontribusi dalam menyediakan pelatihan dan pendidikan yang berkualitas, sehingga personel Angkatan Siber memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi ancaman siber,” tuturnya.

Lantas, aspek terakhir adalah pengelolaan dan keamanan data. Fadel Muhammad juga mengatakan bahwa di dalam era digitalisasi seperti saat ini, data merupakan aset penting yang harus dilindungi. Oleh sebab itu, sektor swasta harus menyediakan solusi yang memungkinkan pengelolaan dan perlindungan data secara efektif.

“Termasuk pengembangan sistem manajemen data yang aman dan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data,” sambungnya.

Menuju Indonesia Emas 2045

Semua yang disampaikan tersebut merupakan bagian dari aspek integral dari visi Indonesia Emas 2045. Target besar Indonesia ini menurut Fadel telah menuntut semua kalangan untuk bisa bersama-sama mencapai kemajuan yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk teknologi dan keamanan siber.

Sehingga angkatan Siber TNI ini akan menjadi bagian integral dalam mewujudkan visi ini, memastikan bahwa Indonesia akan sangat siap menghadapi tantangan digital dan menjaga kedaulatan nasional di kancah global.

“Kedaulatan digital merupakan bagian penting dari kedaulatan negara. Dalam konteks geopolitik yang melibatkan negara-negara besar seperti Malaysia, Singapura, dan Australia, penguatan Angkatan Siber akan memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi ancaman dari luar dan memastikan keamanan nasional yang stabil,” papar Fadel Muhammad.

Terakhir, Fadel juga memberikan penekanan bahwa pembentukan Angkatan Siber TNI memang sebuah langkah strategis yang sangat penting dalam memastikan keamanan dan kedaulatan digital Indonesia. Dukungan dari semua sektor, termasuk sektor swasta yang memproduksi produk keamanan siber buatan anak bangsa, sangat diperlukan untuk mewujudkan pertahanan siber yang holistik dan efektif. Kolaborasi yang erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat akan memastikan bahwa kita dapat menghadapi tantangan siber dengan kesiapan dan inovasi yang optimal.

“Mari kita bersatu untuk mendukung pembentukan Angkatan Siber dan memanfaatkan produk-produk lokal sebagai bagian dari strategi keamanan nasional. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, kita akan membangun masa depan digital yang aman dan terjamin untuk Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

spot_img

UPDATE

news-3011-man

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

4000

4001

4002

4003

4004

4005

4006

4007

4008

4009

4010

4011

4012

4013

4014

4015

4016

4017

4018

4019

3106

3107

3108

3109

3110

3111

3112

3113

3114

3115

4020

4021

4022

4023

4024

4025

4026

4027

4028

4029

4030

4031

4032

4033

4034

4035

4036

4037

4038

4039

5046

5047

5048

5049

5050

5051

5052

5053

5054

5055

5061

5062

5063

5064

5065

5066

5067

5068

5069

5070

4040

4041

4042

4043

4044

4045

4046

4047

4048

4049

4050

4051

4052

4053

4054

4055

4056

4057

4058

4059

3126

3127

3128

3129

3130

3131

3132

3133

3134

3135

3136

3137

3138

3139

3140

3141

3142

3143

3144

3145

4080

4081

4082

4083

4084

4085

4086

4087

4088

4089

4090

4091

4092

4093

4094

4095

4096

4097

4098

4099

5036

5037

5038

5039

5040

5071

5072

5073

5074

5075

3076

3077

3078

3079

3080

3081

3082

3083

3084

3085

4100

4101

4102

4103

4104

4105

4106

4107

4108

4109

4110

4111

4112

4113

4114

4115

4116

4117

4118

4119

5026

5027

5028

5029

5030

5031

5032

5033

5034

5035

5076

5077

5078

5079

5080

5081

5082

5083

5084

5085

5001

5002

5003

5004

5005

5006

5007

5008

5009

5010

5011

5012

5013

5014

5015

5056

5057

5058

5059

5060

5086

5087

5088

5089

5090

5091

5092

5093

5094

5095

5016

5017

5018

5019

5020

5021

5022

5023

5024

5025

5096

5097

5098

5099

5100

news-3011-man