Senin, 1 Desember 2025
BerandaCyber SecurityHacker Crypto Menyerang Korban melalui Telegram

Hacker Crypto Menyerang Korban melalui Telegram

Para pelaku peretasan kripto kini semakin memanfaatkan malware dalam aksi mereka, khususnya melalui platform Telegram. Berdasarkan data terbaru dari Scam Sniffer, perusahaan keamanan Web3, serangan berbasis malware ini meningkat tajam sejak akhir 2024.

“Penipuan malware di Telegram telah melampaui phishing tradisional! Dari November 2024 hingga Januari 2025, penipuan grup Telegram berbahaya meningkat lebih dari 2000 persen!” demikian pernyataan pihak Scam Sniffer di X.

Metode hacking ini menggunakan malware canggih yang disebarkan melalui bot verifikasi palsu di grup Telegram. Grup yang menjadi sasaran meliputi grup trading, airdrop, hingga grup eksklusif lainnya. Teknik ini memungkinkan pelaku tidak hanya menipu korban untuk menghubungkan dompet digital, tetapi juga mencuri data sensitif melalui instalasi software palsu atau kode berbahaya.

Metode Verifikasi Palsu Scam Sniffer 1920x1195 1
Metode Verifikasi Palsu – Scam Sniffer

Scam Sniffer mengidentifikasi beberapa bot verifikasi palsu, seperti OfficiaISafeguardRobot dan SafeguardsAuthenticationBot, sebagai alat utama penyebaran malware ini. Pergeseran strategi ini mencerminkan peningkatan kewaspadaan pengguna terhadap modus penipuan tradisional, sehingga hacker beradaptasi dengan taktik yang lebih canggih untuk mengelabui korban.

Metode Peretasan Kripto yang Makin Canggih

Kekhawatiran terhadap malware di Telegram meningkat setelah ditemukan banyak kasus yang melibatkan akun palsu yang meniru tokoh terkenal di dunia kripto.

Menurut Scam Sniffer, pelaku kini membuat akun palsu di media sosial seperti X, lalu mengundang korban dengan cara yang tampak sah dan menarik.

“Para penipu telah mengembangkan taktik mereka melampaui para influencer kripto. Kini, mereka menargetkan komunitas proyek yang sah dengan undangan yang terlihat tidak berbahaya,” ungkap Scam Sniffer.

Tautan Grup Telegram Palsu yang Dibuat Oleh Scammer Scam Sniffer 1920x1383 1
Tautan Grup Telegram Palsu yang Dibuat Oleh Scammer – Scam Sniffer

Penggunaan tautan palsu yang disebarkan melalui X, dikombinasikan dengan malware terintegrasi, membuat metode ini sangat sulit dilacak. Hal ini memberikan celah lebih besar bagi hacker untuk mengelabui sistem keamanan, sekaligus menyulitkan korban untuk mengukur seberapa besar kerugian yang mereka alami.

Malware Masih Menghantui

Meskipun laporan menunjukkan sedikit penurunan dalam jumlah kasus malware dibandingkan tahun sebelumnya, dampaknya masih sangat signifikan. Kerugian besar yang diakibatkan oleh metode ini tetap menjadi bukti nyata ancaman yang belum mereda.

Kemajuan teknologi, seperti kecerdasan buatan, semakin memperburuk situasi. Artificial intelligence kini digunakan untuk mengotomatisasi serangan, meningkatkan skala dan efektivitasnya, terutama di sektor kripto. AI juga memungkinkan pembuatan malware yang jauh lebih sulit dideteksi oleh perangkat lunak keamanan tradisional, menciptakan tantangan baru dalam melindungi data dan sistem.

Ancaman di dunia kripto terus berkembang pesat, seiring dengan kompleksitas metode hacking yang semakin meningkat. Untuk itu, penting bagi pengguna untuk terus berhati-hati dan memastikan keamanan perangkat serta data pribadi agar tetap terlindungi dari serangan yang kian canggih.

spot_img

UPDATE

news-3011-man

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

4000

4001

4002

4003

4004

4005

4006

4007

4008

4009

4010

4011

4012

4013

4014

4015

4016

4017

4018

4019

3106

3107

3108

3109

3110

3111

3112

3113

3114

3115

4020

4021

4022

4023

4024

4025

4026

4027

4028

4029

4030

4031

4032

4033

4034

4035

4036

4037

4038

4039

5046

5047

5048

5049

5050

5051

5052

5053

5054

5055

5061

5062

5063

5064

5065

5066

5067

5068

5069

5070

4040

4041

4042

4043

4044

4045

4046

4047

4048

4049

4050

4051

4052

4053

4054

4055

4056

4057

4058

4059

3126

3127

3128

3129

3130

3131

3132

3133

3134

3135

3136

3137

3138

3139

3140

3141

3142

3143

3144

3145

4080

4081

4082

4083

4084

4085

4086

4087

4088

4089

4090

4091

4092

4093

4094

4095

4096

4097

4098

4099

5036

5037

5038

5039

5040

5071

5072

5073

5074

5075

3076

3077

3078

3079

3080

3081

3082

3083

3084

3085

4100

4101

4102

4103

4104

4105

4106

4107

4108

4109

4110

4111

4112

4113

4114

4115

4116

4117

4118

4119

5026

5027

5028

5029

5030

5031

5032

5033

5034

5035

5076

5077

5078

5079

5080

5081

5082

5083

5084

5085

5001

5002

5003

5004

5005

5006

5007

5008

5009

5010

5011

5012

5013

5014

5015

5056

5057

5058

5059

5060

5086

5087

5088

5089

5090

5091

5092

5093

5094

5095

5016

5017

5018

5019

5020

5021

5022

5023

5024

5025

5096

5097

5098

5099

5100

news-3011-man