Selasa, 10 Maret 2026
BerandaNewsBjorka Jual 6 Juta Data NPWP Jokowi - Menteri : Ancaman Besar...

Bjorka Jual 6 Juta Data NPWP Jokowi – Menteri : Ancaman Besar Keamanan Siber Nasional

Tamparan keras kembali dirasakan oleh Indonesia pasca munculnya kabar kebocoran data yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) yang dijualbelikan oleh Bjorka melalui akun darkweb.

Hal ini pun memicu respons dari CEO PT. Solusindo Digital Holistik (SIDIK CYBER), Yonathan Yeremia. Apalagi kebocoran 6 juta data penduduk tersebut pun memuat data-data penting para pejabat negara seperti Presiden Joko Widodo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan tokoh-tokoh penting lainnya.

“Kebocoran data sebesar ini memiliki dampak yang jauh lebih serius daripada sekadar potensi penyalahgunaan informasi pribadi. Data-data seperti NPWP, NIK, dan informasi kontak dapat digunakan oleh aktor jahat untuk kegiatan penipuan, pemalsuan identitas, hingga aksi cyber espionage,” kata Yonathan, Kamis (19/9).

Menurut perspektifnya, kasus kebocoran data tersebut dapat mengancam stabilitas politik dan keamanan negara, terutama jika data tersebut jatuh ke tangan pihak yang ingin menyabotase atau merusak reputasi pemerintah. Sekaligus, kebocoran data ini juga bagian dari bukti ancaman siber yang cukup serius bagi kredibilitas Indonesia dalam konteks jaminan keamanan data.

“Bocornya data milik pejabat negara seperti Presiden Jokowi dan Menteri Sri Mulyani memberikan pesan bahwa sistem keamanan siber Indonesia masih sangat rentan. Di era digital saat ini, serangan siber bukan lagi persoalan teknis, tetapi menyangkut kedaulatan nasional,” ujarnya.

Dalam situasi kritis seperti ini, Yonathan penting untuk menciptakan solusi yang tidak hanya menambal lubang keamanan, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh dan berkelanjutan. PT. Solusindo Digital Holistik (SIDIK CYBER), sebagai salah satu pemain utama dalam industri keamanan siber di Indonesia, menawarkan solusi berbasis Risk Management (SidikGuardians).

Dijelaskan Yonathan, produk SidikGuardians yang dikembangkan SIDIK CYBER, menggunakan teknologi dan infrastruktur dengan Kandungan Lokal (TKDN) sebesar 69,19%, adalah jawaban untuk memperkuat sistem keamanan digital nasional.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara teknologi dan manajemen risiko yang terstruktur adalah kunci utama dalam melindungi masa depan digital Indonesia,” tutur Yonathan.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa TKMT Risk Management (SidikGuardians), misalnya, adalah sistem keamanan terintegrasi yang mencakup audit rutin, pengelolaan akses data yang ketat, serta penilaian risiko secara holistik. Sistem ini dirancang untuk mengantisipasi kebocoran data dengan deteksi dini dan mitigasi risiko yang cepat, sebelum masalah berkembang menjadi lebih besar.

“Dengan berfokus pada peningkatan kepatuhan terhadap regulasi lokal dan internasional, serta pembaruan teknologi yang kontinyu, SidikGuardians berkomitmen menjadi garda terdepan dalam melindungi data pemerintah dan korporasi di Indonesia,” paparnya.

Kebangkitan Industri Keamanan Siber Indonesia

Kasus kebocoran data ini seharusnya menjadi wake-up call bagi semua pihak, khususnya pemerintah dan perusahaan swasta, untuk lebih serius dalam menangani masalah keamanan siber. Penting bagi Indonesia untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi asing, tetapi juga mengembangkan produk dan solusi keamanan karya anak bangsa yang dapat bersaing secara global.

Oleh sebab itu, SIDIK CYBER yang merupakan salah satu perusahaan lokal berkomitmen untuk mempelopori kebangkitan industri keamanan siber di dalam negeri, dengan misi untuk membangun kemandirian digital Indonesia. Dengan memanfaatkan produk dengan TKDN tinggi, kami berusaha menciptakan solusi yang tidak hanya relevan di pasar lokal tetapi juga siap untuk diadopsi oleh industri global.

“Dalam menghadapi ancaman siber, tidak ada kata terlambat. Yang dibutuhkan adalah langkah nyata, dukungan kolaboratif, dan pendekatan holistik dalam menghadirkan sistem keamanan yang kuat dan andal. SIDIK CYBER, melalui inovasi SidikGuardians, siap menjadi mitra pemerintah dan korporasi dalam melindungi data dan informasi vital bangsa,” tegas Yonathan.

Terakhir, Yonathan Yeremia pun menekankan kembali bahwa insiden kebocoran data ini memberikan pelajaran berharga bagi seluruh stakeholders bangsa Indonesia, bahwa keamanan siber adalah urusan yang serius. Ini bukan lagi masalah teknis, melainkan soal ketahanan nasional. Sudah waktunya bagi Indonesia untuk memperkuat infrastruktur digitalnya dengan solusi keamanan yang inovatif, berkelanjutan, dan berbasis lokal.

“SIDIK CYBER siap mendukung langkah ini, dengan teknologi dan produk yang kami kembangkan untuk melindungi masa depan digital Indonesia. Karena bersama-sama, kita bisa membangun Indonesia yang lebih aman di era digital ini,” pungkasnya.

Kebocoran Data Ditjen Pajak Kemenkeu oleh Bjorka

Sebelumnya diberitakan, bahwa bocornya data Ditjen Pajak Kementerian Keuangan ini diungkap oleh Teguh Aprianto, pendiri Ethical Hacker Indonesia. Dalam sebuah postingan di akun media sosialnya, Teguh menyatakan bahwa data tersebut dijual seharga sekitar Rp 150 jutaan. Yang lebih mengkhawatirkan, data yang bocor mencakup NIK, NPWP, alamat, nomor HP, hingga email.

Data tersebut dijual oleh akun anonim Bjorka di situs Darkweb pada hari Rabu, 18 September 2024 dini hari. Kasus ini pun menandai ancaman nyata yang tak hanya menargetkan individu biasa, namun juga para pejabat tinggi negara.

Kebocoran ini memperlihatkan celah besar dalam sistem pengamanan data pemerintah. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pun segera merespons dengan melakukan investigasi mendalam.

“Saat ini tim teknis DJP sedang melakukan pendalaman terkait informasi kebocoran data ini,” kata Dwi Astuti, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP kemarin.

spot_img

UPDATE

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

118000616

118000617

118000618

118000619

118000620

118000621

118000622

118000623

118000624

118000625

118000626

118000627

118000628

118000629

118000630

118000631

118000632

118000633

118000634

118000635

118000636

118000637

118000638

118000639

118000640

118000641

118000642

118000643

118000644

118000645

118000646

118000647

118000648

118000649

118000650

118000651

118000652

118000653

118000654

118000655

118000656

118000657

118000658

118000659

118000660

118000661

118000662

118000663

118000664

118000665

118000666

118000667

118000668

118000669

118000670

118000671

118000672

118000673

118000674

118000675

118000676

118000677

118000678

118000679

118000680

118000681

118000682

118000683

118000684

118000685

118000686

118000687

118000688

118000689

118000690

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000696

128000697

128000698

128000699

128000700

128000701

128000702

128000703

128000704

128000705

128000706

128000707

128000708

128000709

128000710

128000711

128000712

128000713

128000714

128000715

128000716

128000717

128000718

128000719

128000720

128000721

128000722

128000723

128000724

128000725

128000726

128000727

128000728

128000729

128000730

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

138000426

138000427

138000428

138000429

138000430

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000371

208000372

208000373

208000374

208000375

208000376

208000377

208000378

208000379

208000380

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000406

208000407

208000408

208000409

208000410

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

208000421

208000422

208000423

208000424

208000425

208000426

208000427

208000428

208000429

208000430

238000211

238000212

238000213

238000214

238000215

238000216

238000217

238000218

238000219

238000220

238000221

238000222

238000223

238000224

238000225

238000226

238000227

238000228

238000229

238000230

news-1701